Selamat datang! Hidup Berbagi itu indah, sekalipun hanya sebuah tulisan..

Monday, August 20, 2012

The NEW ONE.. :)


The NEW ONE I've never imagined...
How great is our GOD !

However, as it is written:
“What no eye has seen, what no ear has heard,
and what no human mind has conceived”
the things God has prepared for those who love Him...
- 1 Corinthians 2 : 9 -




Wednesday, August 15, 2012

#1 - Keripik Bawang

BAHAN-BAHAN (di foto ini saya hanya menggunakan 1/2 adonan)* :

- 250 gr tepung terigu protein sedang, misal: Segitiga
- 50 gr tepung sagu tapioka
- 2 butir telur
- 75 ml santan kental

bumbu yang dihaluskan :
- 2 sdm bawang putih iris
- 1 sdm garam
- 2 sdm bawang merah iris

bumbu lain :
- 2 sdm daun seledri cincang halus


CARA MEMBUAT :
1. Haluskan bumbu..













2. Campur tepung terigu, tapung sagu, bumbu halus, telur, dan santan. Aduk dan uleni hingga tercampur rata dan kalis..


3. Setelah adonan kalis, masukkan seledri dan campur hingga rata..
















4. Kemudian ambillah sedikit adonan lalu pipihkan menggunakan alat penggiling (saya tidak punya penggiling, jadi saya menggunakan gelas yang permukaanya rata..hehehe..)* kira2 tebalnya 2 mm..













5. Setelah pipih.. bentuk sesuai keinginan, saya menggunakan cetakan hati (di pasar harganya 5000, tapi waktu itu saya tawar jadi 3000..hehehe) Tapi jika ingin lebih cepat dan mudah..Bisa juga di potong2 panjang, seperti bentuk stick..

Monday, August 13, 2012

Liburan di Panti :)

Hari itu adalah hari pertama saya mendampingi murid-murid kelas 5 di sebuah SD Swasta yang cukup sederhana di Kota Malang.. Kami belajar membuat karangan dengan tema Pengalaman Liburan. Tidak banyak jumlah murid-murid kelas 5 tahun ini, hanya 6 orang.. :) sebenarnya ada 8 orang, namun yang 2 orang lagi menurut pihak sekolah sedang bermasalah dengan keuangan, sehingga tidak dapat melanjutkan sekolahnya.. Hmmm... saya hanya bisa menarik nafas dalam-dalam saat itu.. Sayang sekali, seharusnya mereka harus bisa melanjutkan sekolah. Bagaimana dengan kita??? Kadang kita tak menyadarinya.. Tuhan begitu baik pada kita, sehingga kita bisa sekolah tanpa putus, dan bahkan sekarang kita sudah kuliah..atau mungkin sudah lulus kuliah dan sudah bekerja.. Namun kita masih mengeluh, lupa..bahwa di luar sana banyak anak-anak yang ingin sekolah, namun mereka tak bisa..

Kembali lagi ke kelas 5.. Saya senang bisa mendampingi mereka saat itu, melihat kreatifitas mereka menulis dan menggambar, meskipun sederhana..namun ternyata sangat menginspirasi :)
Lihat saja hasil kerja dari salah seorang murid kelas 5 ini , nama pemiliknya adalah Wulan..bagus ya ! "ah biasa aja! orang lain juga bisa membuatnya.." mungkin kata-kata itu terlontar di benak kalian, yaaa saya pun sempat memikirkannya..namun ada 1 hal yang begitu sederhana namun sangat memberkati saya..
Ketika murid-murid yang lain sibuk bercerita tentang liburan mereka di luar sana, saya memperhatikan judul dari setiap tulisan mereka, ini dia judul-judulnya: 
1. "Liburanku Jalan-Jalan"
2. "Liburan ke Taman Safari"
3. "Liburan ke Senaputra"
4. "Liburanku di Selecta"
5. "Liburanku di Rumah"
dan yang terakhir...
6. "Liburanku di Panti Elim"
Saya ternga-nga melihat judul yang terakhir ini.. Ohya! saya ingat..3 dari 6 murid kelas 5 memang tinggal di Panti Asuhan. Jadi ya wajar saja jika mereka menceritakan hal itu, tapi sadarkah... jika kita ada di posisi murid-murid.. apa yang akan kita tulis di sana? Pastilah pengalaman liburan yang terbaik yang pernah kita alami..pastilah pengalaman yang paling mengesankan sehingga kita ingin orang lain mengetahuinya.. 3 anak yang tinggal di Panti Asuhan itu adalah Nia, Wulan, dan Denice. Nia menulis pengalaman liburannya dengan judul "Liburan ke Taman Safari" , Denice menulis pengalaman liburannya dengan judul "Liburanku di Selecta".. namun ketika saya melihat pengalaman liburan Wulan dengan judul "Liburanku di Panti Elim".. saya langsung melihat ke arah Nia dan Denice...saya meragukan apakah mereka benar-benar pernah pergi ke Taman Safari dan Selecta...dan ternyata memang benar! Liburan panjang beberapa waktu yang lalu mereka dan teman-teman 1 Panti pergi ke Taman Safari dan Selecta..

Namun hal ini terus membuat saya bertanya-tanya.. mengapa Wulan menulis pengalaman liburanya di Panti Elim (nama Panti mereka)*..?? "Apa asyiknya berlibur di Panti??? Bukankah membosankan??? Setahu saya..di Panti tidak ada Waterpark, tidak ada binatang-binatang seperti yang ada di Taman Safari, tidak ada taman bunga yang indah seperi di Selecta, tidak ada banyak arena permainan.."

Hhhhh...mungkin kita berpikir seperti itu, berulang kali saya pun memikirkan hal yang sama..sampai di satu titik saya hanya bisa terdiam.. Saya tersadar, seringkali saya menjadi seperti Nia dan Denice.. yang suka membanggakan diri, mungkin bukan hanya saya, tapi kita semua...terkadang kita membanggakan hal-hal yang sifatnya hanya sementara...(seperti yang mereka

Sunday, August 12, 2012

Hidup bukan soal MENANG atau KALAH


"Bukan seolah-olah aku telah memperoleh hal ini atau telah sempurna, melainkan aku mengejarnya, kalau-kalau aku dapat juga menangkapnya, karena akupun telah ditangkap oleh Kristus Yesus."
Filipi 3:12

"Tetapi jika yang sempurna tiba, maka yang tidak sempurna itu akan lenyap."
1 Korintus 13:10

"Bertandinglah dalam pertandingan iman yang benar dan rebutlah hidup yang kekal. Untuk itulah engkau telah dipanggil dan telah engkau ikrarkan ikrar yang benar di depan banyak saksi."
1 Timotius 6:12

"Tiap-tiap orang yang turut mengambil bagian dalam pertandingan, menguasai dirinya dalam segala hal. Mereka berbuat demikian untuk memperoleh suatu mahkota yang fana, tetapi kita untuk memperoleh suatu mahkota yang abadi."
1 Korintus 9:25

"Sebab itu aku tidak berlari tanpa tujuan dan aku bukan petinju yang sembarangan saja memukul."
1 Korintus 9:26

"Tetapi aku melatih tubuhku dan menguasainya seluruhnya, supaya sesudah memberitakan Injil kepada orang lain, jangan aku sendiri ditolak."
1 Korintus 9:27

"Saudara-saudara, aku sendiri tidak menganggap, bahwa aku telah menangkapnya, tetapi ini yang kulakukan: aku melupakan apa yang telah di belakangku dan mengarahkan diri kepada apa yang di hadapanku,"
Filipi 3:13

Friday, August 10, 2012

Gelas Terakhir...

Sebelum saya bercerita, mungkin ada beberapa orang yang sudah mengerti tentang kisah ini.. saya minta tolong jangan ceritakan ya..hehe.. "just keep it by yourself.." :)

Ini kisah nyata, so real..
Di sebuah Universitas Negeri di kota Malang, terdapat sebuah perkumpulan anak-anak Tuhan, mereka menyebutnya "Persekutuan Mahasiswa Kristen" .. Bulan ini adalah bulan dimulainya tahun ajaran baru untuk para MaBa, tentu saja akan ada beragam rangkaian acara termasuk OSPEK juga di dalamnya yang harus mereka ikuti sebagai persyaratan masuk di Universitas. Demikian halnya dengan Persektuan Mahasiswa Kristen.. mereka juga mulai sibuk mempersiapkan diri dalam program-program kerja barunya. Salah satu yang harus terealisasi di tahun ajaran baru ini yaitu "Camp MaBa" , suatu kegiatan khusus bagi MaBa Kristen dengan berbagai tujuan mulia di dalamnya. Namun semua itu tidak mudah, perlu biaya yang begitu besar.. Dan mereka harus "mencari" uang itu sendiri. :)
beberapa di antara mereka ada yang bertanya "mengapa fakultas tidak memberikan dana untuk kita??" seseorang menjawab dengan lembut : "ya kita kan bukan LSO...dan lagi warisan dana dari kakak tingkat kita tidak banyak..." yah.. Persekutuan Mahasiswa Kristen ini ternyata belum menjadi LSO (Lembaga Semi Otonom) di fakultasnya, karena jika sudah menjadi LSO biasanya mendapat "jatah sendiri" dari fakultas meski tidak banyak..

Mereka tidak berputus asa..
sampai akhirnya dalam suatu rapat, mereka berinisiatif untuk mulai mengumpulkan dana dengan cara berjualan ta'jil, karena saat ini sedang musim Puasa... ada sebuah masalah yang muncul, ternyata warisan dana dari kakak tingkat masih berada di sebuah tempat yang sangaaat jauh, dan tidak memungkinkan untuk dikirim ke kota ini. Ruangan itu kembali hening... Lalu ada seseorang yang tiba-tiba bicara "sebentar lagi aku gajian, pake uangku dulu aja gakpapa buat modal..." seseorang menyela "wah Tuhan baikkk.." lalu dengan segala daya dan upaya mereka melakukan perencanaan yang sangat matang.

Keesokan harinya, 2 orang di antara mereka merencanakan pergi ke pasar untuk membeli bahan-bahannya, namun karena suatu hal yang tak terduga.. dan sulit untuk dimengerti, rencana itu dibatalkan..akhirnya 2 hari kemudian...mereka pergi ke pasar untuk membeli semua bahan yang diperlukan, membeli buah, gelas plastik, dll.. karena di pasar, mereka tidak begitu saja membayar, namun mereka terus berusaha menawar harga agar lebih murah..dan Puji Tuhan, mereka berhasil membeli banyak buah dan barang-barang dengan harga yang cukup terjangkau, namun karena begitu semangatnya berbelanja.. tak sadar sisa uang di dompet tinggal Rp 1000,- saja.. Namun mereka tetap bersukacita :) Siang itu matahari begitu terik, ada rasa lapar..tapi rasa itu tergantikan dengan sukacita karena mereka sudah selesai berbelanja.. :) 

Kemudian mereka langsung menuju salah satu rumah teman mereka untuk dipinjam dapurnya.. Setelah sampai di sana, ternyata kawan mereka ini baru bangun tidur dan sedang mengerjakan tugas yang harus segera dikumpulkan.. Akhirnya hanya mereka berdua saja yang bekerja, namun karena pertolongan Tuhan.. di detik-detik terakhir proses pembuatan ta'jil itu selesai, 1 kawan mereka ini akhirnya menyelesaikan tugasnya sehingga dapat membantu mereka. Kemudian tak lama 2 orang yang lainnya datang untuk membantu..sekarang mereka ber 5 sudah siap untuk menjual ta'jil.. :) Mereka membentuk lingkaran lalu berdoa bersama, selesai berdoa mereka berangkat bersama menuju lokasi penjualan. Setelah sampai di lokasi.. ternyata semakin banyak yang datang untuk membantu, sehingga lengkap sudah pasukan mereka sore itu. Namun ada 2 orang yang tidak bisa ikut saat itu, karena ada rapat penting yang harus dihadiri. Tak apa.. Namun hari semakin gelap, dan ta'jil yang terjual tidak banyak, akhirnya mereka memutuskan untuk membelinya sendiri..dengan keuntungan yang tidak banyak juga, hanya balik modal 1/2.. Puji Tuhan..mereka tetap bersemangat untuk jualan ta'jil lagi besok.. namun seorang di antara mereka berkata "uda deh..kita jualannya besok ga usa banyak-banyak..nanti banyak yang nggak laku lagi..." namun tidak ada yang menjawab, mereka hanya membalas dengan senyum.. :)

Keesokan harinya...ternyata 2 orang yang kemarin berbelanja itu 1 di antaranya tidak bisa menemani karena harus pulang kampung ke Kediri, akhirnya 1 orang ini pergi ke pasar ditemani ayahnya..karena teman-temannya yang lain masih sibuk.. siang itu setelah selesai berbelanja dan sesampainya di rumah, dia dikejutkan dengan banyak kabar yang mengagetkan.. 1 orang kawannya harus ke dokter untuk check up, 1 orang lainnya ada pelatihan di kampus, 1 orang lainnya mamanya sakit, 1 orang lainnya lagi kerja, dan yang lainnya tidak bisa membantu, oh! 1 lagi..sebagian besar perlengkapan untuk berjualan masih ada di rumah teman yang kemarin dapurnya mereka pinjam, ohya 1 lagi! daaan..rumahnya terkunci, kuncinya dibawa oleh orang tuanya, sedangkan orang tuanya saat itu masih bekerja..salah satu di antara mereka baru pulang dari tempat kerja pukul 2 siang. Baiklah,