Selamat datang! Hidup Berbagi itu indah, sekalipun hanya sebuah tulisan..
Showing posts with label DI SEKELILING KITA. Show all posts
Showing posts with label DI SEKELILING KITA. Show all posts

Saturday, September 16, 2017


Tuesday, November 5, 2013

I'M NOT PERFECT IN YOUR EYES

Tidak ada orang tua yang tidak menginginkan anak-anaknya menjadi orang yang sukses!
Tidak ada kekasih yang tidak menginginkan pasangannya menjadi cantik/tampan!
Tidak ada dosen yang tidak menginginkan mahasiswanya pintar dan lulus dengan IPK yang tinggi!
Tidak ada boss yang tidak menginginkan para pekerjanya bekerja dengan sangat baik dan tepat waktu!
Tidak ada seseorang yang tidak menginginkan kita menjadi pribadi yang sempurna!
SEMUA ORANG MENINGINKAN KITA MENJADI SEMPURNA.

Dunia ini begitu keras, sekeras batu. Apa yang ada di dalamnya seakan memaksa kita untuk menjadi seperti apa yang mereka inginkan, setiap hari menekan kita begitu sakit! Memaksa agar kita menjadi sempurna..

Bagaimana mungkin kita mengerjakan 100 tanggung jawab hanya dengan 2 tangan? 1 otak? 2 kaki? 2 mata? 2 telinga? 1 hidung? dan 1 tubuh tentu saja! Mereka adalah orang yang gila jika mereka tetap ngotot memaksa kita untuk melakukan itu semua. Tapi itulah manusia, yang hanya ciptaan Tuhan. Siapapun mereka, Tuhan-lah yang mengijinkan mereka untuk hadir dalam kehidupan kita, se-gila apapun keinginan mereka kepada kita, mereka tetap manusia yang sama derajatnya dengan kita, mereka tetap manusia yang harus kita hargai dan hormati.

Hari ini, adalah hari yang seharusnya menyenangkan. Namun sebuah kesalahan telah membuat semua tanggung jawab saya seakan hancur berkeping-keping.

Kepala saya sudah penuh, rasanya seperti bom yang akan meledak. Tapi saya tidak tahu mau meledakkannya dimana?!

Hati kecil saya bekata:
"Tuhan, saya nggak kuat.. saya mau mati saja! Tidak ada yang peduli dengan saya, mereka semua hanya menuntut, menuntut, dan menuntut, apa mereka tidak tahu betapa beratnya menjadi seorang saya! Saya

Friday, June 28, 2013

"What If..."

Hihihihi..baru buka home blog, eh lagi nge-trend orang-orang pada nulis ini. Baca blognya KeZia Margaret , dia ajak semua blogger untuk mencoba pertanyaan-pertanyaan ini juga.. *acungkan jari bilang: aku mauuu!*  
Hahahaha..so, ini menarik loh ! patut di coba :D


Orang-orang berkata kalo gue :
Kasik tau ngga yaaa :P

Kalo dapet 1 milyar gue pasti : 
Potong sepersepuluh buat Tuhan, sisanya ditabung buat masa depan ... ihiyyy ~ keinget dengan cita-cita kami *uhuk* yaitu: bikin yayasan sosial dan gallery caffe .. yeyyy!!!

Klo kejebak macet gue...
Update status "alun-alun macet banget nih, temen-temen jangan lewat sini yaaa lewat pasar aja *CIYUSSS*" 

Indonesia adalah negara yang...
Indah seperti PELANGI, berwarna-warni isinya.. entah saya menjadi merah, kuning, hijau, biru, nila, ungu, yang jelas saya pun memberi warna di dalamnya :) Asekkkk~ saya cinta Indonesia :) 

<---- wkwkwk, ini foto jaman SMA kls.1 .. hihihi XD








Mantan gue...
Hehehehe..yang jelas mereka saya adalah orang-orang yang dipakai Tuhan dengan luar biasa, mengajarkan saya banyak hal seperti: arti mengampuni, arti kesetiaan, arti persahabatan, dan arti-arti yang lain yang tidak bisa saya sebutkan satu per satu..:) thank you for everything..

Wednesday, June 5, 2013

Mulai dari minggat, gagal tunangan, sampai pasang susuk..

Saya baru saja ditelepon oleh seorang kawan lama, sebut saja Ino, seorang tenglang dari keluarga berada dan menjadi singer di sebuah Gereja di kota Malang, kami sudah hampir 4 tahun tidak bertemu. Terakhir kali saya bertemu yaitu ketika saya menemaninya ke warnet untuk mengirim pesan kepada Mamanya, menyatakan permintaan maafnya karena sudah minggat berbulan-bulan, mengakui kesalahannya selama ini, dan mengatakan bahwa dia ingin berubah menjadi pribadi yang baik, serta keinginannya yang terdalam untuk kembali pulang ke Probolinggo tempat asalnya... :) dia bercerita banyak hal tentang pengalaman hidupnya setelah kembali ke Probolinggo sampai saat ini..

Friday, April 13, 2012

"Saya minta 20.000 mbak..."

Diambil dari kisah nyata di kota Malang :
(gambar hanya ilustrasi...)
Hari jumat siang, 13 April jam.10.30
ada seorang mahasiswi yang baru saja selesai mengumpulkan UTS take home mata kuliah Komunikasi Antar Pribadi, dia berniat ingin mengurus kelengkapan persyaratan untuk mendapatkan beasiswa di universitasnya.

Ketika itu, dia pergi ke warnet di belakang kampusnya untuk mencetak beberapa formulir dari website resmi kampusnya, namun setelah berjalan jauh... ternyata warnet tersebut tutup, padahal saat itu kakinya sedang sakit karena baru saja jatuh beberapa hari sebelumnya, kemudian ia memutuskan untuk istirahat dengan duduk sebentar di kursi yang ada di depan warnet tersebut, menarik nafas panjang lalu menghembuskannya berkali-kali, terlintas dipikirannya tentang tabungannya yang semakin sedikit karena terpakai untuk memenuhi kebutuhan yang mendesak dia ingin menabung lebih banyak lagi dan menghemat sehemat-hematnya, tiba-tiba dia terpikir untuk segera cepat pulang saja, kemudian ia mencoba untuk menghubungi kakaknya yang berada di rumah agar menjemputnya di sana...

Namun tiba-tiba, ada seorang anak laki-laki yang menghampirinya..
kulitnya gelap terkena sengatan sinar matahari, wajahnya pucat mungkin karena kecapekan, rambutnya berantakan, pakaiannya lusuh, tidak memakai alas kaki, dan bibirnya pecah-pecah. Ekspresinya saat itu begitu sedih dan dia langsung duduk di samping mahasiswi tersebut, alangkah kagetnya mahasiswi itu, dia mengira anak itu adalah anak dari orang yang memiliki warnet tersebut, atau mungkin teman dari anaknya, atau mungkin tetangganya...

Dengan perlahan dia mulai bercerita...
"Mbaaak tolong saya..saya doakan mbak panjang umur kalau menolong saya... nenek saya sakit paru-paru sekarang di rumah sakit, saya butuh uang untuk bantu biaya nenek saya, saya boleh minta 20.000 aja mbak...? kalau mbak ada uang...tolong saya mbak..."


Mahasiswi ini semakin dibuat bertanya-tanya olehnya, lalu dia bertanya:
"Kamu disuruh siapa? memangnya orang tuamu nggak membiayai nenekmu...?"


Anak itu menjawab :
"Saya disuruh orang tua saya mbak...mereka hutang sana-sini untuk biaya nenek saya di rumah sakit, mereka minta tolong kepada saya supaya saya mencari uang 50.000 saja untuk membantu biaya nenek saya...saya nggak bohong mbak, saya berani kualat, demi Allah mbak..."


Lalu mahasiswi itu bertanya kembali :
"Hush! jangan sumpah-sumpah, hmmm...memangnya kamu ndak sekolah? ini kan hari jumat, masih siang lagi...Namamu siapa?"


Anak itu menjawab dengan muka sedikit bersedih :
"Saya sekolah kok mbak, saya kelas 3 SMP di SMP Muhammadiyah Blitar saya di taruh di panti asuhan Abba Abdipya Blitar sama orang tua saya, karena mereka nggak mampu biayai sekolah saya... nama saya Riko mbak..."


Mahasiswi ini mulai ragu akan apa yang diceritakan anak tersebut, lalu dia bertanya lagi :
"Sebentar lagi kan UNAS, terus gimana sekolahmu? Kalau kamu memang tinggal di panti asuhan, kok kamu bisa jalan-jalan begini???"


Anak itu kembali menjawab :
"Saya ijin umi di panti, saya bilang saya mau cari uang untuk nenek saya, saya disuruh orang tua saya, umi bilang boleh, ya sudah saya berangkat ke malang ikut kereta orang... dari tadi pagi saya keliling saya baru dapat sedikit mbak...saya kasihan sama nenek saya mbak...kaki saya kena paku di