Selamat datang! Hidup Berbagi itu indah, sekalipun hanya sebuah tulisan..

Monday, June 2, 2014

DOA SEORANG "SINGLE" ..

"SIAPAKAH YANG HARUS KUTOLONG YA TUHAN......?"

"SIAPAKAH YANG AKAN MENOLONGKU YA TUHAN......?"

Kira-kira, manakah doa seorang Pria single dan manakah doa seorang Wanita single?

Ada yang bilang: yang pertama itu doanya kaum Hawa, yang kedua itu doanya kaum Adam..hihihi

Idih, nggak adil banget tuh! masa kaya gitu doanya...?
Cewe sok kuat, cowo lemah banget.


Tuesday, May 13, 2014


Saturday, May 10, 2014

BOLEHKAH AKU MUNDUR SELANGKAH SAJA ?

Tahun ini adalah tahun yang berat bagiku..
Semakin aku ingin maju, semakin banyak hal yang menghalangi..
Namun Tuhan selalu memberikan kekuatan, ya begitulah kata banyak orang
Aku merasa aku lemah, sangat lemah..
aku berkata pada Tuhan :
"God...I hate my self, i hate my weakness!"

Sunday, February 2, 2014


Wednesday, January 1, 2014

Tamu Istimewa

Malam ini keluarga kami kedatangan tamu yang sangat istimewa.. yaitu seorang Ibu yang sudah tua dengan anak perempuannya yang paruh baya. Padahal malam ini gerimis, mereka berjalan kaki dari rumah yang jaraknya cukup jauh hanya ingin mengunjungi keluarga kami dengan membawa sebuah kantong plastik berwarna hitam, kecil, ringan..diberikannya perlahan kepada Ayah. Ayah menyuruh saya membuatkan minuman: 2 gelas teh hangat..dan Mama tiba-tiba datang membungkuskan makanan yang begitu banyak lalu memberikannya kepada mereka sembari memberikan selembar uang kertas. Lalu mereka pulang..saya mengantar sampai ke depan pintu dan mengucapkan "hati-hati di jalan bu, mbak.." mereka hanya

Sunday, December 29, 2013

Sejak Tuhan Yesus memanggil saya..

(ini artikel yang saya kirim ke sebuah majalah Kristen online Indonesia, nggak tahu mau dipublish ato engga, yang jelas saya nggak mau mubazir, jadi saya share di blog pribadi aja sekalian, hehe.. selamat terberkati! :) )*
Shalom, nama saya Mustika Ayu Nini Wardani.. hehe Jawa banget yaaa. Orang lain yang baru mengenal saya pasti memanggil saya Mustika, sedangkan keluarga dan teman-teman saya lebih sering memanggil saya Tika. Saya mulai menerima Tuhan Yesus sebagai Juru Selamat saya ketika saya berusia 12 tahun, yaitu 9 tahun yang lalu. Waktu itu saya begitu berapi-api untuk mengenal Dia.

Mengingat masa lalu saya yang begitu kelam, membuat saya sadar betul bahwa Tuhan adalah Masterpiece terhebat dalam hidup saya!  Saya lahir di keluarga yang perekonomiannya buruk. Waktu saya masih TK saya hanya mengenal Tuhan Yesus melalui guru-guru saya, saya tidak terlalu peduli siapa itu Yesus. Saya hanya tertarik dengan cerita-cerita yang disampaikan guru-guru saya tentang Dia. Orang tua saya pun begitu jauh dari Tuhan, sehingga tidak ada yang mendorong saya untuk ikut Sekolah Minggu. Saya lebih senang menonton acara TV anak-anak, bermain masak-masakan di halaman rumah Nenek (tepat di samping rumah saya), bermain boneka Barbie di kamar, bahkan mencoret-coret

Tuesday, November 5, 2013

I'M NOT PERFECT IN YOUR EYES

Tidak ada orang tua yang tidak menginginkan anak-anaknya menjadi orang yang sukses!
Tidak ada kekasih yang tidak menginginkan pasangannya menjadi cantik/tampan!
Tidak ada dosen yang tidak menginginkan mahasiswanya pintar dan lulus dengan IPK yang tinggi!
Tidak ada boss yang tidak menginginkan para pekerjanya bekerja dengan sangat baik dan tepat waktu!
Tidak ada seseorang yang tidak menginginkan kita menjadi pribadi yang sempurna!
SEMUA ORANG MENINGINKAN KITA MENJADI SEMPURNA.

Dunia ini begitu keras, sekeras batu. Apa yang ada di dalamnya seakan memaksa kita untuk menjadi seperti apa yang mereka inginkan, setiap hari menekan kita begitu sakit! Memaksa agar kita menjadi sempurna..

Bagaimana mungkin kita mengerjakan 100 tanggung jawab hanya dengan 2 tangan? 1 otak? 2 kaki? 2 mata? 2 telinga? 1 hidung? dan 1 tubuh tentu saja! Mereka adalah orang yang gila jika mereka tetap ngotot memaksa kita untuk melakukan itu semua. Tapi itulah manusia, yang hanya ciptaan Tuhan. Siapapun mereka, Tuhan-lah yang mengijinkan mereka untuk hadir dalam kehidupan kita, se-gila apapun keinginan mereka kepada kita, mereka tetap manusia yang sama derajatnya dengan kita, mereka tetap manusia yang harus kita hargai dan hormati.

Hari ini, adalah hari yang seharusnya menyenangkan. Namun sebuah kesalahan telah membuat semua tanggung jawab saya seakan hancur berkeping-keping.

Kepala saya sudah penuh, rasanya seperti bom yang akan meledak. Tapi saya tidak tahu mau meledakkannya dimana?!

Hati kecil saya bekata:
"Tuhan, saya nggak kuat.. saya mau mati saja! Tidak ada yang peduli dengan saya, mereka semua hanya menuntut, menuntut, dan menuntut, apa mereka tidak tahu betapa beratnya menjadi seorang saya! Saya