Selamat datang! Hidup Berbagi itu indah, sekalipun hanya sebuah tulisan..

Friday, December 29, 2017

FREELANCE DEVOTIONAL WRITER



21 Juni 2014, Emang pada dasarnya aku bikin blog ini karena suka ga punya temen curhat. Wkwkwkwkw.. my me time adalah nulis. waktu sedih, senang, aku bikin puisi atau kadang sekedar bikin buku harian gitu, itu uda berjalan sejak SD lho! tapi sejak blogging ngetrend, aku mulai melirik dan tertarik, sebelumnya mungkin yang ngetrend adalah Friendster ya, tapi udah punah.. hihi.. dan beruntungnya Tuhan mempertemukan aku dengan seseorang yang pada akhirnya Tuhan pakai dia untuk membawaku menjadi penulis...

Dia adalah kak Yuniar Dwi Setiawati, waktu itu dia adalah mahasiswi theologi Aletehia Lawang, Malang. Kami bertemu di dunia maya, dan siapa kira? kak Yuniar, membaca blog ku dan dia menghubungiku melalui Facebook Massanger. Dia mengatakan sangat terberkati dengan tulisanku dan dia mengajakku untuk menjadi penulis di sebuah renungan rohani kristen yaitu "Lentera Jiwa". Betapa senangnya waktu itu aku tidak mengira akan mendapat tawaran yang sangat indah sekali.

Aku pun bersyukur kepada Tuhan karena Tuhan memberikanku kakak rohani yang baik seperti dia, kami bahkan tidak bergereja di Gereja yang sama, kami tidak kuliah di kampus yang sama, kami tidak bersaudara, kami bahkan tidak saling mengenal sebelumnya.. Bukankan ini sebuah rencana Tuhan yang begitu indah? Ya! dan saya pun mulai mendapat arahan bagaimana cara menulis renungan rohani darinya.. sedikit demi sedikit saya mulai belajar, dan akhirnya tulisan saya dapat dimuat, 21 Juni 2014, itulah pertama kalinya tulisan saya dimuat di dalam renungan dan dicetak ratusan bahkan ribuan eksemplar..

Wah..aku gak pernah mengira tulisanku akan menjadi berkat, tulisanku akan direnungkan oleh banyak orang. Bahkan ada beberapa kesaksian pribadiku yang kucantumkan di sana, sungguh sangat bersyukur sekali Tuhan dapat memakaiku sejauh ini menjadi alat-Nya..

Sekarang tahun 2017, sudah 3 tahun aku tidak menulis renungan lagi sejak renungan Lentera Jiwa sudah tidak memproduksi buku renungan lagi.. sedih sebetulnya, karena aku sudah merasa seperti keluarga dengan tim di dalamnya. Ce Ellen, salah sastu editornya, aku sempat menginap di rumahnya di Surabaya, karena saat itu aku dan kak Yuniar membantu pelayanan Natal untuk pengamen, anjal, dan pengepul sampah di Surabaya.. Melalui ce Ellen juga, aku belajar banyak hal tentang kesaksian hidupnya..

Aku melihat, wanita-wanita kesayangan Bapa tidak ditinggalkannya sendiri, Dia selalu punya rencana yang indah untuk setiap ciptaan-Nya. termasuk aku. Saat ini, ketika aku harus banyak berhemat karena tidak memiliki penghasilan (dan hanya mengandalkan pemasukan dari sumbangan orang tua dan pacar). Tuhan kembali memberikan aku kesempatan baru..

Kali ini beberapa renungan harian rohani krisren mulai menarik perhatianku, dan saat ini aku sedang berusaha mengirimkan email kepada redaksi untuk menjalin komunikasi sebelum aku mengirim naskah. Namun minggu-minggu ini terasa berat, karena rupanya aku harus mulai lagi dari nol, sepertinya aku mulai lupa bagaimana cara menulis renungan harian walaupun sudah membaca tata cara penulisan dan contohnya..

Aku teringat dengan sebuah lirik lagu "Ku akan menang bersamamu, kemenangan tlah Kau sediakan, kemenagang di tangan kami, Tuhan Yesus dipihakku.." sepenggal lirik ini, mengingatkan saya, bahwa tidak ada yang namanya kemenangan itu datang tiba-tiba.. jika ada kemenangan, berarti sebelumnya tentu ada pertempuran yang pernuh perjuangan, perjuangan untuk melawan sesuatu yang sangat sulit untuk dihadapi, dan aku merasa saat ini aku sedang bertempur juga, berjuang melawan kelemahanku, kemalasanku, melawan kantuk, melawan dagingku sendiri..

Tuhan sudah membuka jalan, kini saatnya aku maju berperang, dan melawan. Jika aku menang, itu bukan karena kekuatanku, namun karena Dia ada bersamaku.. semoga mulai tahun ini aku dapat kembali menjadi devotional writer, dan membantu meringankan beban keuangan orang tua dan pacarku selama aku menyelesaikan studiku di universitas..





:)


SAAT YOUTH CAMP 2017 : Me as Visitor



Tahun ini lagi-lagi belum dapat kesempatan untuk menjadi peserta di SYC, disamping karena biayanya mahal (RP 700.000,00), saya juga harus menyelesaikan studi di universitas negeri di kota Malang, yang hari liburnya hanya pada saat tanggal merah saja...

Puji Tuhan! saya dapat hadir, walaupun bukan sebagai peserta, namun sebagai visitor. Kesempatan ini kami dapatkan karena informasi yang sangat berharga dari seorang mahasiswa theologi SAAT yang ada di group whatsapp pemuda di Greja kami, yaitu ko Heski , sebagai panitia acara, dia menyampaikan bahwa kami dapat hadir sebagai visitor pada saat KKR, hari pertama, kedua, dan ketiga (malam), supaya kami mendapat ide-ide dan terinspirasi melalui acara ini.

Informasi dari panitia, peserta acara SYC tahun ini mencapai 1000 orang lebih dari berbagai kota dan Gereja di Indonesia, bersyukur kami dapat hadir di tengah-tengah mereka dan ikut terberkati..

Malam itu adalah hari Jumat, 29 Desember 2017, dan yang menjadi pembicaranya adalah Pdt. Benny Solihin , seorang Hamba Tuhan yang cukup terkenal di Indonesia, malam itu kami mendapat banyak sekali berkat melalui puji-pujian, drama, dan firman Tuhan yang disampaikan beliau.

Firman Tuhan diambil dari Yesaya 6:1-13
Yesaya mendapat panggilan Allah
6:1 Dalam tahun matinya g  raja Uzia 1  h  aku melihat Tuhan 2  i  duduk di atas takhta j  yang tinggi dan menjulang, k  dan ujung jubah-Nya l  memenuhi Bait Suci. 6:2 Para Serafim 3  m  berdiri di sebelah atas-Nya, masing-masing mempunyai enam sayap; dua sayap dipakai untuk menutupi muka mereka, dua sayap dipakai untuk menutupi kaki n  mereka dan dua sayap dipakai untuk melayang-layang. 6:3 Dan mereka berseru seorang kepada seorang, katanya: "Kudus, kudus, o  kuduslah 4  TUHAN semesta alam, p  seluruh bumi q  penuh kemuliaan-Nya! r 6:4 Maka bergoyanglah alas ambang pintu disebabkan suara orang yang berseru itu dan rumah itupun penuhlah dengan asap. s  6:5 Lalu kataku: "Celakalah t  aku 5 ! aku binasa! u  Sebab aku ini seorang yang najis bibir, v  w  dan aku tinggal di tengah-tengah bangsa yang najis bibir, x  namun mataku telah melihat y  Sang Raja, z  yakni TUHAN semesta alam. a 6:6 Tetapi seorang dari pada Serafim itu terbang mendapatkan aku; di tangannya ada bara, b  yang diambilnya dengan sepit dari atas mezbah. 6:7 Ia menyentuhkannya kepada mulutku serta berkata: "Lihat, ini telah menyentuh bibirmu, c  maka kesalahanmu telah dihapus dan dosamu telah diampuni. d 6:8 Lalu aku mendengar suara e  Tuhan berkata: "Siapakah yang akan Kuutus 6 , f  dan siapakah yang mau pergi untuk Aku? g " Maka sahutku: "Ini aku, h  utuslah aku!" 6:9Kemudian firman-Nya: "Pergilah, i  dan katakanlah kepada bangsa ini 7 : Dengarlah sungguh-sungguh, tetapi mengerti: jangan! Lihatlah sungguh-sungguh, tetapi menanggap: j  jangan! 6:10 Buatlah hati bangsa ini kerask  dan buatlah telinganya berat mendengar dan buatlah matanya l  melekat tertutup, supaya jangan mereka melihat dengan matanya dan mendengar dengan telinganya m  dan mengerti dengan hatinya, lalu berbalik dan menjadi sembuh. n 6:11 Kemudian aku bertanya: "Sampai berapa lama, ya Tuhan? o " Lalu jawab-Nya: "Sampai kota-kota telah lengang p  sunyi sepi, tidak ada lagi q  yang mendiami, dan di rumah-rumah tidak ada lagi manusia dan tanah menjadi sunyi dan sepi. r  6:12 TUHAN akan menyingkirkan manusia jauh-jauh, s sehingga hampir seluruh negeri menjadi kosong. t  6:13 Dan jika di situ masih tinggal u  sepersepuluh dari mereka, mereka harus sekali lagi ditimpa kebinasaan, v  namun keadaannya akan seperti pohon beringin dan pohon jawi-jawi yang tunggulnya w  tinggal berdiri pada waktu ditebang. Dan dari tunggul x  itulah akan keluar tunas yang kudus 8 ! y "

Sebelum firman Tuhan diberitakan, ada beberapa adegan drama yang cukup lucu dan tak terlupakan, ada Gagal Dot, plesetan dari Galgadot, ada juga peristiwa sedihnya bangsa Israel karena Raja Uzia meninggal.  Dalam drama itu nampak Yesaya yang begitu sedih yang sangat dalam, Yesaya adalah keponakan dari Raja Uzia, Raja Uzia adalah om yang paling menginspirasi hidupnya, Raja Uzia adalah idola dalam hidupnya, namun peristiwa dikucilkannya Raja Uzia tidak memadamkan rasa kagumnya pada Raja Uzia, bertahun-tahun Raja Uzia diasingkan karena penyakit kusta yang dia derita, bukan karena sakit biasa, namun dia dapatkan karena kutukan Tuhan atas dirinya..

Bagaimana mungkin Raja Uzia yang sangat dikasihi rakyatnya itu mendapat hukuman Tuhan? Ya itu karena Raja Uzia telah menjadi sombong dan melanggar perintah Tuhan. Dia lupa bahwa tugasnya adalah memimpin bangsa Israel, terkait pemerintahan dan politik saja. Sedangkan tugas memberi persembahan adalah tugas para Imam, dan seorang raja sekalipun tidak boleh melakukannya. Ketika Raja Uzia hendak memberikan persembahan ukupan itu para Imam sudah memperingatkannya agar tidak melakukannya, namun Dia tetap melakukannya, hingga akhirnya seketika itu juga, sakit kusta muncul di sekujur tubuhnya.. 

Akhir tahun 2017 kita dikejutkan dengan peristiwa meninggalnya salah satu personel boyband Korea, JongHyun Shinee. Seperti kita tahu dia meninggal karena bunuh diri, dan semua fansnya baik yang di Korea bahkan di seluruh dunia, termasuk Indonesia, begitu terpukul atas kepergiannya. 

Padahal usia JongHyun saat itu masih sangat muda, masih 27 tahun. Media massa menyoroti kematiannya ini sebagai berita yang besar sehingga semingguan lebih terus diberitakan di berbagai media, di samping itu fansnya yang ada di Indonesia, juga mencoba bunuh diri mengikuti apa yang dilakukan oleh Jonghyun, namun gagal dan sampai terakhit berita menyampaikan bahwa dia masuk UGD untuk mejalani perawatan. 

Dalam kotbahnya, Pak Benny juga menampilkan screenshot komentar-komentar dari para fansnya, berikut ini salah satu komentarnya:

Sumber komentarnya klik di sini. 

Hati-hatilah ketika kita mulai mengidolakan sesuatu di dunia ini, karena itu dapat menjadi berhala dalam hidup kita, dan bahkan membuat kita jauh dari Tuhan. miris bukan melihat komentar salah seorang fansnya ini? Saya pun terkejut dan berpikir kasihan sekali fans Jonghyun ini, dia mengalami masa-masa yang sulit dalam hidupnya,s ampai-sampai dia menganggap Jonghyun adalah Tuhan dan Juruselamat hidupnya..

Yesaya yang begitu mengidolakan Raja Uzia, dia fokus dengan idolanya, sampai-sampai dia lupa bahwa bangsanya telah berdosa (dikatakan dalam Alkitab, bangsa yang najis bibir)*, namun saat itu dia mendapat penglihatan (ini adalah inisiatif Allah, Tuhan kita Yesus Kristus) Tuhan memberi penglihat dan berkata-kata pada Yesaya, Yesaya saat itu hanya tersnungkur dan tidak sanggup melihat cahaya yang begitu terang, dia hanya melihat jumbai jubah Tuhan memenuhi bait Allah. Di sekelilingnya serafim-serafim berkata "Kudus-kuduslah Tuhan..." seperti dalam pembacaan ayat di atas. Saat itu Yesaya menerima pengampunan Tuhan, dia ditahirkan, dan diangkat menjadi Raja bangsa Israel menggantikan Raja Uzia yang telah meninggal.. Yesaya pun mengalami perjumpaan yang tak terlupakan dalam hidupnya, perjuampaan dengan Tuhan itulah yang membuat dirinya sadar bahwa dia berdosa, saat itulah Tuhan memulihkan hidupnya..

Yesaya pun berkata : "Ini aku, utuslah aku..."

Walaupun sulit bagi dia untuk melakukannya, namun dia mau taat dan melakukan perintah Tuhan.. sebuah perenungan yang begitu dalam bagi semua peserta yang hadir saat itu. Ratusan anak muda maju ke depan mimbar dan berlutut menyerahkan diri didoakan untuk menjadi Hamba Tuhan dan agar hidupnya dipersembahkan untuk kemuliaan Tuhan Yesus..

Kita juga dikejutkan oleh peristiwa anak muda yang meninggal jatuh dari atas gedung tinggi.

Klik gambar untuk menonton videoKlik gambar untuk menonton video

Yong Ning, pemuda asal China yang melakukan aksi berbahaya ini demi tantangan yang berhadiah uang ratusan juta, dia terkenal sebagai pemuda yang melakukan selfie foto ekstreme, fansnya mencapai 200.000 follower. Berita masih simpang siur, kabarnya uang yang dia ingin dapatkan untuk pengobatan ibunya yang sakit dan untuk melamar sang kekasih, namun belum diketahui kebenarannya. Yang begitu disayangkan adalah, nyawa yang sangat berharga itu, dia sia-siakan begitu saja.. Dalam keheningan para peserta setelah menonton video tersebut, pak Benny bertanya: "Apakah Yong Ning hidupnya dirancang Tuhan untuk mati sia-sia seperti itu?" kami pun tertegun..

Benar saja, Tuhan memiliki rancangan hidup yang indah untuk setiap kita. Hanya saja sikap hidup dan pilihan yang kita ambil itulah yang akan menentukan endingnya seperti apa.. Pilihan ada di tangan kita..




#KKRSYC2017
#SAATYOUTHCAMP
#PDTBENNYSOLIHIN

Thursday, December 28, 2017

MAKNA NATAL BAGIKU SECARA PRIBADI




"dan ia melahirkan seorang anak laki-laki, anaknya yang sulung, lalu dibungkusnya dengan lampin dan dibaringkannya di dalam palungan, karena tidak ada tempat bagi mereka di rumah penginapan." 
-Lukas 2:7-

Dulu saya pernah berperan sebagai Maria dalam drama Natal, tidak mudah memerankannya, karena saya harus berpura-pura sedang hamil dan kelelahan berkeliling mencari penginapan, sehingga akhirnya saya dan suami saya Yusuf harus berbesar hati karena yang kami dapatkan pada akhirnya bukanlah penginapan yang nyaman, namun merupakan sebuah kandang domba..yang bau, kotor, dan dingin..

Beberapa tahun lalu, saya mengingat betul bagaimana saya memerankannya, saya yang waktu itu memerankan diri sebagai Maria yang sedang hamil tua, berjalan tertatih dari satu penginapan ke penginapan yang lain, karena semua penginapan penuh, tidak ada yang tersedia/dapat disewa, semua pemilik penginapan mengatakan:

"maaf, penginapan ini penuh",

 "maaf, tidak ada lagi tempat",

 "maaf, saya tidak bisa membantu", 

"sekalipun di sini ada tempat, namun saya akan mendahulukan mereka yang memiliki banyak uang untuk membayar sewa penginapan",

 "saya tidak peduli apakah istri anda hamil atau akan melahirkan, carilah tempat lain, di sini semua ruangan sudah disewa", 

"sewa penginapan di sini mahal, anda pasti tidak dapat membayarnya",

 "jika istri anda kan melahirkan, mengapa anda tidak pergi saja kepada tabib/bidan?" ,

 "jika istri anda akan melahirkan di penginapan saya, pastilah hal ini akan mengganggu kenyamanan tamu lain, silahkan cari tempat yang lain saja!" ,

 "bagaimana mungkin saya mengijinkan istri anda menginap di sini untuk melahirkan, saya harus repot-repot memanggil bidan ke sini, dan itu tidak murah." ,

 "dulu istri saya meninggal setelah melahirkan, saya tidak mau melihat hal itu terjadi di depan mata saya lagi, saya trauma, pergi saja dari sini/ carilah tempat lain!", 

dan masih banyak lagi jawaban lainnya..yang mungkin tidak terlukiskan dalam Alkitab secara harafiah, namun saya mengira-ngira mungkin seperti itulah jawaban-jawaban yang mereka terima, bukannya bantuan yang mereka dapat..namun jalan buntu yang seakan tidak ada lagi jalan keluar.


sulit sekali bertemu orang baik, apalagi di hari Natal seperti ini. Maksudnya bertemu dengan orang-orang yang rela menolong, yang mau memikirkan kebutuhan orang lain, yang mau berempati terhadap masalah orang lain dan bukan hanya bersimpati, yang memberikan sedikit yang dia punya untuk orang lain, yang mau mengorbankan dirinya demi kebahagiaan orang lain.. Betapa sulitnya kita menemui orang-orang yang seperti itu, di jaman yang serba modern ini, semua orang semakin individualis, sibuk dengan dunianya sendiri, sehingga lebih sedikit berkomunikasi dengan orang lain. bersosialisasi saja jarang, bagaimana mungkin mendengar masalah orang lain, bersimpati, berempati, dan akhirnya berbuat baik untuk menolong.. sungguh miris..

Jika di jaman ini kita masih menemui orang-orang yang baik yang saling menolong satu dengan yang lain, bagiku itu adalah mujizat.. mujizat yang begitu indah, sekalipun pertolongan yang kita dapatkan itu sederhana, tapi setidaknya hati untuk mau menolong sesama itu ada.. bagiku itu adalah benih kebaikan kecil yang dapat tumbuh jika terus disiram dan dipupuk, dibiasakan untuk dilakukan, danmenjadi gaya hidup sehari-hari.. betapa indahnya dunia ini jika kita saling memperhatikan kebutuhan sesama..

Seperti Yesus yang pada akhirnya dilahirkan oleh Maria di kandang yang begitu hina dan sederhana, Alkitab tidak mencatat apakah Yusuf menggerutu karena hanya mendapatkan pertolongan yang seperti itu, Alkitab tidak mencatat Maria menggosip dengan Yusuf tentang pemilik penginapan yang pelit dan hanya memberikan mereka tempat berupa kandang hewan ternak.. TIDAK, Alkitab bahkan tidak mencatat bahwa pemilik penginapan yang meminjamkan kandangnya itu orang yang pelit, karena tidak mau meminjamkan kamar tidur pribadinya dan malah meminjamkan kadangnya saja. TIDAK.

Setiap kebaikan tidak bisa kita nilai hanya dari ukuran besar kecilnya kebaikan yang kita dapatkan, kebaikan adalah tetap kebaikan bagaimanapun bentuknya. Kita tidak bisa menilai orang itu cukup baik atau tidak hanya karena apa yang dapat kita lihat dengan mata. 

Sikap hati Yusuf dan Mariapun patut untuk diteladani, betapa mereka mau berbesar hati menerima kenyataan bahwa bayi mereka yang adalah Raja segala raja itu, harus lahir di kandang yang begitu sangat sederhana..  Mereka mau menerima hal ini, mereka mau melewati proses hidup yang Tuhan rancangkan dalam hidup ini, mereka mau berjuang bersama menghadapi semua ini, terbukti Maria tidak menyalahkan Yusuf karena tidak bisa membawanya ke tempat yang nyaman dan layak.. Maria teguh memegang prinsipnya.

Kata Maria: "Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu ." 
Lukas 1:38 -

Di moment Natal tahun ini, inilah yang menjadi perenungan saya.. apakah saya sudah menjadi pribadi yang berbuat kebaikan untuk sesama? apakah saya sudah berbuat baik hari ini? saya terus mengingatkan diri saya, tidak apa walaupun itu hanya hal kecil yang bisa saya lakukan, Tuhan tidak melihat besar atau kecilnya kebaikan itu, tapi Tuhan melihat ketulusan hati saya. Tidak perlu takut dinilai rendah orang lain ketika saya hanya dapat melakukan kebaikan yang sederhana/kecil, karena saya hidup tidak berdasarkan penilaian orang lain dan saya hidup bukan karena penilaian orang lain. Saya juga bertanya pada diri saya berkali-kali sebelum saya melakukan sebuah kebaikan, apakah saya benar-benar tulus melakukannya? ataukah hanya supaya saya terlihat baik di depan banyak orang atau dengan kata lain 'pencitraan' saja? 

Itulah sebabnya, saya pun bersyukur dengan perenungan yang begitu dalam yang Tuhan ijinkan untuk saya alami di moment Natal tahun ini. Ini adalah tahun peringatan Natal yang tidak akan pernah saya lupakan.. saya ingin berusaha menjadi orang yang baik dan melakukan hal yang baik untuk diri sendiri dan tentu saja untuk sesama.. Biarlah moment Natal tahun ini juga menjadi perenungan sarat makna dalam hidup kita, karena kisah hidup-Nya di dalam Alkitab pastilah menginspirasi siapa saja yang mau memaknainya.. 




#SELAMATHARINATAL2017
#ININATALPENUHMAKNABAGIKU
#PERENUNGANMALAMNATAL


Wednesday, December 27, 2017

PUISI UNTUK NENEK

Nenek apa yang kau lakukan di sana?
tidakkah kau merindukanku..
natal kali ini tidak ada yang berbeda
semua sama, namun satu..
yaitu kehadiranmu yang tak ada..
awalnya kupikir aku biasa
awalnya kupikir akan terbiasa
semakin kumemikirkanku semakin kurindu..

Tahun ini tidak ada tangisan dan air mata
tak ada maaf-maafan di antara keluarga
semua hanya bersalaman bertatap muka
bahagia dan berkata "Selamat Natal ya"
sudah hanya itu saja..

aku ingat Natal terakhir kita..
kau menangis dan kau peluk aku..
sambil berkata 
"segala doa kupanjatkan pada yang kuasa,
cucuku tercinta, semoga kau bahagia,
bertemu dengan seorang pria yang bijaksana
baik budinya, baik akalnya, baik juga keluarganya
nenek berdoa agar Tuhan selalu menjagamu
memberimu keluarga yang penuh damai sejahtera"

doamu sebentar lagi terkabul nek..
puji Tuhan, aku bertemu pria itu..
semoga kami bisa bersama dan bahagia seperti doamu
nenek, terima kasih sudah menjadi kenangan terindah di Natal ini
nenek mengajarkan begitu banyak hal kepadaku tanpa henti

nenek mengajariku menjahit baju
nenek mengajariku membuat kue salju
nenek tidak hanya mengajarkanku menggambar sebuah titik
namun juga menggambar seekor anak itik
nenek selalu datang ke kamarku saat aku sendiri
membawa boneka dan melucu sampai aku tak bisa diam diri
nenek menghiburku ketika ayah dan mama memarahiku..
nenek memberikan aku uang saku, kalau mama lupa..
nenek memijit kakiku agar aku bisa segera tidur lelap di malam hari..
nenek bahkan mengajariku untuk berbagi dengan sesama..
dan tidak egois memikirkan diri sendiri..

nenek adalah teman terbaikku yang selalu ada untukku..
aku sungguh merindukanmu..
aku berharap suatu saat aku bisa bertemu denganmu lagi..
di kehidupan yang lain bersama Bapa di Surga..

Nek, aku minta maaf..karena aku bukanlah cucu yang baik..
aku sangat menyesal ketika nenek sakit..
aku merasa itu adalah salahku..
seharusnya aku bisa merawat nenek dengan lebih baik..
pagi itu..ketika kulihat nenek jatuh di depan kamar mandi..
aku melihatmu hanya berpakaian tipis tanpa celana..
engkau merintih tanpa bisa bicara kedinginan menggigil perih..
aku yang tak bisa mengangkat tubuhmu berlari..mencari bantuan
sejak hari itu... aku tak bisa lagi melihatnya tersenyum..
sejak hari itu.. nenek tak bisa berjalan..
sejak hari itu.. nenek tak bisa bicara..
bahkan nenek kadang tak mengenalku...

aku menyesal !!!
mengapa waktu itu tidak menelepon ambulans saja !
mengapa waktu itu keluarga kami hanya merawat nenek di rumah
sampai akhirnya nenek sakit parah, dan keluarga membawa ke rumah sakit
ruangan yang dingin dan sempit itu, hanya nenek saja di dalamnya..
hanya beberapa minggu nenek di sana..
aku meletakkan bunga gerbera putih di meja dekat kakinya..
agar dia senang ada melihat bunga cantik di dekatnya..
aku selalu berdoa agar nenek bisa sembuh..
namun Tuhan berkehendak lain..
10 Mei 2016 nenek pergi untuk selamanya..
nenek sudah bersama Tuhan Yang Maha Kuasa..
dan aku selalu berdoa kepada-Nya..
Tuhan, sampaikan maafku pada nenekku..
karena aku belum bisa membahagiakannya...
selamat hari Natal nenek...
tunggu aku di sana..
suatu saat kita pasti kan bertemu lagi..
semua nasihatmu,,tidak akan kulupa...
aku sangat menyayangimu..


APP REVIEW: SCOOP


yak jadi ceritanya ini aplikasi aku taunya bukan dari diri sendiri, tapi dari seorang temen, dia seorang Apoteker yang suuuka banget baca buku terutama novel yang romantic romance gitu. siang-siang bolong kakak ini nge-WA aku dan nawarin untuk ikut langganan.

kita bisa download di plasytore atou iOS, jadi biaya berlangganan per bulannya adalah sebesar 89.000 + biaya admin 2.500 =jadi total Rp 91.500 (itu kalo sendiri ya, dan per bulan) wooow..banyak juga ya, tapi berita baiknya adalah, ternyata kita bisa share account sampai ke 4 orang jadi total (5 orang), kebayang kan murahnya? 91.500 dibagi 5 orang = jadi jatohnya cuma 18.500 aja ! dan kita bisa akses buuuanyakkk sekali buku, majalah dan koran.

Okenya adalah, buku, majalah, dan koran yang bisa kita langgan itu dari berbagai penerbit lho! dan buat kita-kita anak kuliahan bisa juga akses buku-buku kuliah, contohnya nih buku anak sosial, anak ipa, anak bahasa, ada semua lengkap deh, juga buat kamu yang kerja , ada buku tentang bisnis, keuangan, manajemen, dll. Buat kamu yang butuh semangat, ada juga banyak buku motivasi, buat kamu yang suka novel..hmm jangan diragukan, novel apa aja ada di situ, terutama buat yang suka baca cerpen, puisi, teenlit, resep masak, tutorial bikin kue, kreasi kerajinan tangan, metode mengajar, duh banyak banget deh!

aku tuh sampe ngajakin banyak banget temen..dan mereka juga antusias banget, pengen ikut berlangganan. kenapa ga dari dulu aja taunya?! Hihihi..gemasss deh ! but last but not least, emang ada beberapa buku yang ga bisa diakses, dan musti "buy" dulu, kaya buku komunikasi nih, dari 30 buku, ada 5 buku ga bisa di download. i dont know why, yaudah.. aku pikir apakah karena harganya mahal, jadi ga bisa free dibaca? trs aku coba cari buku lain, eh ada buku murah harganya cuma 20 ribuan aja, itu juga ga bisa di download.. jadi berdasarkan apa kenapa ga bisa di read sementara masih belum tahu dan menjadi misteri.. wkwkwkk  tapi dibanding buku yang bisa dibaca, masih lebih banyak buku yang bisa dibaca kok!

ohya satu lagi, kita ga boleh screenshoot sembarangan guys, karena bisa ke-detect dan itu gak baik buat kita, karena bisa bikin akun kita di block sama scoop karena melanggar hak cipta.. jadi kudu ati-ati klo mau nge-screenshoot, but...psssttt..aku tahu caranya supaya ga ke-detect sama Scoop.. buat yang  mau tahu caranya bisa kirim email lewat message ya! tar pasti kujawab ! ini beneran lho...

yak, overall aplikasi ini bagus, tampilannya bagus, kontennya bagus, promo paketnya bagus, sistemnya bagus, dan lengkap, hanya aja minusnya adalah kenapa masih ada beberapa buku yang ga bisa diakses..itu aja sih.. semoga bermanfaat ya !


#AYOBACABUKU
#BACABUKUPINTAR
#GENERASIHEBATBACABUKU

Wednesday, December 20, 2017

PERSONAL CHRISTMAS CARD


Jadi gini, selama ini aku belom pernah dapet kartu ucapan yang lucu-lucu gitu, selama ini cuma lewat sosmed ya, whatsapp, line, facebook, instagram, dll. dalam bentuk tulisan biasa. Tahun ini pengen beda aja gitu, dan setiap nama itu akan tertera di bagian depan kartunya. Ini bukan kartu beneran ya, cuma foto aja .. Hihi, buat yang beruntung bakalan dapet kartu ini tanggal 25 Desember 2017 nanti..
Yaaayyy, i can't wait !!! excited banget nih ..

(on process..)

SONG REVIEW: "READY TO CHANGE"

Mau tau videonya officialnya, klik ini 


Lagu Ready to Change merupakan salah satu lagu terbaru dari group musik Kodaline, music video lagu ini dipublikasikan di media 13 oktober 2017 di channel Kodaline VEVO. Di video lainnya dari Kodaline membawakan lagu ini dengan music video dengan latar Indonesia tepatnya di pinggiran pasar Jakarta yang diupload pada 15 Desember 2017. Kodaline group musik asal Irlandia ini cukup menyitar perhatian bapak-bapak, ibu-ibu , dan anak-anak di pasar.. menurut saya video ini sangat epic sekali. Karena lirik dan latarnya sangat pas ditujukan kepada pemerintahan saat ini yang sedang loyo. Semoga dengan lagu ini, pemerintah di D.K.I Jakarta khususnya dapat terinspirasi melalui video ini dan benar-benar siap untuk membuat perubahan yang lebih baik dari sebelumnya.. :)



"Ready To Change"


Shots rang out, but there's no gun
Still, you hurt on everyone
In the dips of you, the sparks are good
But you're not even trying, trying
You feel the knife in your gut
But you're so scared of what you want
You bite your lip and hold your tongue
What are you hiding? Hiding

We got tired of your charms
And tired of your false alarms
You're just a book that never turns its page

You can stand on the edge shouting out that you're ready to change (ready to change)
You can say what you want
You won't jump, you're not ready to change, ready to change

Happy times, there's been a few
A different me, a different you
Now you sell your soul for something new
But nobody's buying (buying)

'Cause we got tired of your charms
And tired of your false alarms
You're just a book that never turns its page

You can stand on the edge shouting out that you're ready to change (ready to change)
You can say what you want
You won't jump, you're not ready to change, ready to change

You can stand on the edge shouting out that you're ready to change (ready to change)
You can say what you want
You won't jump, you're not ready to change, ready to change
You can stand on the edge shouting out that you're ready to change (ready to change)
You can say what you want
You won't jump, you're not ready to change, ready to change


KLIK DI SINI untuk melihat terjemahan dalam Bahasa Indonesia.